✦ GRATIS ✦
Antologi
Ramadan dan Jejak
Perjalanan Jiwa
Kisah reflektif penuh makna, inspirasi, dan perjalanan jiwa.
Tuliskan kisahmu — jadikan abadi.

Kisahmu Layak Dibaca Dunia
Pernahkah kamu duduk sendiri di malam Ramadan, menatap langit-langit kamar, lalu tiba-tiba teringat sesuatu yang sudah lama tersimpan di sudut hatimu?
Sebuah kenangan. Sebuah perjalanan. Sebuah momen kecil yang ternyata mengubah hidupmu selamanya.
Mungkin itu adalah malam ketika kamu pertama kali memasak sahur sendirian, jauh dari rumah, dan kamu menyadari betapa rindunya kamu pada ibu. Atau mungkin itu adalah sore menjelang buka puasa, ketika kamu duduk di pinggir jalan di kota yang asing, menyaksikan orang-orang bergegas pulang — dan kamu bertanya-tanya, ke mana sebenarnya langkahmu akan membawa pergi?
"Kisah-kisah seperti itu, yang tersimpan diam dalam dada, adalah harta yang sesungguhnya. Dan kini, saatnya kisah itu diberi panggung."
🌙 Cita Invensa Mengundangmu Bercerita
Cita Invensa, melalui program Festival Literasi Menulis #2, hadir dengan sebuah undangan yang tulus: tuliskan kisahmu. Jadikan pengalaman spiritualmu di bulan Ramadan, perjalanan jiwamu yang berliku, menjadi sebuah karya nyata yang bisa dibaca, dirasakan, dan menginspirasi banyak orang.
Program ini bukan sekadar lomba menulis biasa. Ini adalah gerakan literasi — sebuah ruang di mana setiap penulis, baik yang baru belajar maupun yang sudah berpengalaman, dipersilakan untuk hadir, bersuara, dan meninggalkan jejaknya melalui kata-kata.
Temanya pun sangat dekat dengan jiwa: "Ramadan dan Jejak Perjalanan Jiwa" — kisah reflektif penuh makna, inspirasi, dan pergulatan batin yang manusiawi.
✍️ Apa yang Perlu Kamu Tulis?
Tidak perlu tulisan yang sempurna. Yang dibutuhkan adalah tulisan yang jujur dan bermakna.
Kamu bisa menulis dalam bentuk esai naratif atau cerita pendek non-fiksi — sebuah genre kreatif yang membebaskanmu bercerita dengan gaya yang mengalir, personal, dan menyentuh. Panjang tulisan cukup 1.500 hingga 2.000 kata — tidak terlalu panjang, tapi cukup untuk membawamu menyelami sebuah kisah secara utuh.
Isi tulisanmu bisa menjelajahi banyak sudut:
Cerita di Balik Makanan
Asal-usul, filosofi, dan sejarah lokal di balik makanan khas Ramadan yang penuh makna.
Pengalaman Pribadi
Momen berbuka, sahur, atau tradisi keluarga yang membentuk siapa dirimu hari ini.
Makna dalam Kesederhanaan
Cara kamu menemukan makna dalam rasa, aroma, atau kenangan tak terlupakan.
Nilai Budaya & Kearifan Lokal
Tradisi dan kearifan lokal yang hidup dalam setiap momen yang kamu jalani.
🎁 Gratis & Penuh Apresiasi
Yang membuat program ini semakin istimewa? Semuanya GRATIS. Tidak ada biaya pendaftaran. Tidak ada syarat yang memberatkan.
Dan bagi kamu yang terpilih sebagai kontributor, ada sederet apresiasi yang menanti:
-
Namamu tercantum resmi sebagai kontributor dalam buku antologi yang akan diterbitkan — sebuah kebanggaan yang akan kamu ceritakan bertahun-tahun ke depan.
-
Sertifikat partisipasi dengan pengakuan 36 Jam Pelajaran (JP) — pengakuan nyata atas dedikasi dan kerja kerasmu dalam dunia literasi.
-
E-book gratis + e-certificate — bukti digital yang bisa kamu simpan dan bagikan kepada siapa saja.
-
Hak beli buku cetak dengan harga khusus — bayangkan, memegang buku fisik yang di dalamnya ada tulisanmu sendiri. Namamu tercetak. Kisahmu nyata.
📋 Mudah dan Sederhana
Proses pendaftarannya pun dirancang semudah mungkin agar tidak ada alasan untuk menunda:
Tulis Naskahmu
Tulis naskah sesuai format dan tema yang telah ditentukan.
Daftar & Kirim via Google Form
Daftar dan kirim naskah melalui Google Form yang tersedia.
Sertakan Biodata
Sertakan biodata singkat (maksimal 100 kata) dan foto penulis.
Baca Ketentuan Lengkap
Baca ketentuan lengkap di Instagram dan Website resmi Cita Invensa.
Sesederhana itu. Tidak ada proses yang rumit. Tidak ada birokrasi yang menghalangi. Hanya kamu, tulisanmu, dan keberanianmu untuk berbagi.
⏰ Batas Akhir Pengiriman Naskah
Daftar & Kirim Naskah
Paling Lambat 30 April 2026
⏳ Jangan Tunda Lagi
Waktu terus berjalan. Batas akhir pengiriman naskah adalah 30 April 2026. Masih ada waktu — tapi ingat, tulisan terbaik lahir bukan dari tekanan deadline, melainkan dari ketulusan yang disiapkan dengan lapang.
"Mulailah sekarang. Buka halaman kosong itu. Tuliskan kalimat pertamamu. Karena seringkali, kalimat pertama itulah yang paling sulit — dan begitu kamu menulisnya, selebihnya akan mengalir sendiri."
Ingin tahu lebih lanjut? Kunjungi website resmi atau ikuti Instagram kami untuk panduan lengkap, ketentuan penulisan, link Google Form pendaftaran, dan berbagai inspirasi dari komunitas penulis yang terus bertumbuh.
Atau scan QR Code pada poster untuk akses langsung melalui bit.ly/RamadanJejakJiwa
Kisahmu berharga. Perjalanan jiwamu layak diabadikan. Dan Ramadan ini, biarkan tulisanmu menjadi jejakmu yang paling bermakna.
🖊️🌙
Selamat Menulis.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar