Pelatihan SAR · Perlindungan Masyarakat · Satpol PP Banten
Anggota Satpol PP Banten Dilatih SAR Laut dan Air di Pantai Carita Pandeglang
18 Maret 2021 · Massaputro Delly TP
Keberadaan institusi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di dalam struktur pemerintahan daerah tidak hanya dibatasi pada urusan penegakan peraturan daerah dan ketenteraman ketertiban umum semata. Lebih dari itu, berdasarkan mandat undang-undang dan regulasi yang berlaku, Satpol PP mengemban fungsi vital dalam bidang Perlindungan Masyarakat (*Linmas*), yang di dalamnya mencakup tanggung jawab besar dalam penanggulangan bencana alam. Memahami kompleksitas geografis Provinsi Banten yang dikelilingi garis pantai yang panjang serta kerawanan hidrometeorologi yang tinggi, peningkatan kapasitas mitigasi menjadi sebuah keharusan institusional yang mendesak. Artikel ini menyajikan laporan mendalam mengenai pelaksanaan pelatihan Search and Rescue (SAR) Laut dan Air yang diikuti oleh ratusan personel Satpol PP di Pantai Carita.
Sebagai wujud nyata kesiapan menghadapi potensi darurat bencana perairan, diselenggarakanlah Pelatihan SAR Laut/Air yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Carita, Kabupaten Pandeglang, pada hari Kamis, 18 Maret 2021. Program peningkatan kompetensi ini diikuti secara antusias oleh gabungan personel Satpol PP Provinsi Banten bersama perwakilan anggota Satpol PP dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Banten. Pelatihan ini dirancang secara terpadu untuk membekali aparatur lapangan agar memiliki keahlian teknis yang memadai ketika diterjunkan langsung dalam operasi penyelamatan korban bencana.
Urgensi Keterampilan SAR dan Mitigasi Bencana Perairan di Banten
Wilayah Provinsi Banten dikenal memiliki tingkat kerawanan bencana alam yang cukup tinggi, mulai dari ancaman banjir limpasan sungai, gelombang pasang, hingga bencana tsunami yang pernah melanda kawasan pesisir Selat Sunda. Dalam situasi darurat bencana banjir bandang atau kecelakaan laut, kehadiran aparat penegak perda yang sigap dan terlatih di garda terdepan sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak.
Peningkatan kompetensi anggota merupakan langkah fundamental agar para aparatur tidak merasa gagap, panik, atau kebingungan saat menghadapi situasi krisis di lapangan. Dengan memiliki keterampilan SAR yang tersandarisasi, personel Satpol PP dapat bergerak cepat memberikan pertolongan pertama, mengevakuasi korban terjebak banjir, maupun mengamankan wilayah pesisir secara profesional dan terkoordinasi.
Kolaborasi Profesional Bersama Instruktur Balawista Indonesia
Untuk menjamin kualitas materi dan keselamatan latihan, penyelenggara mendatangkan langsung tim instruktur ahli dari Balawista Indonesia yang telah lama dikenal sangat kompeten dan berpengalaman luas dalam bidang penyelamatan wilayah pantai dan perairan laut.
Dalam sesi pelatihan intensif tersebut, para peserta diberikan 8 (delapan) modul pengenalan kompetensi dasar SAR perairan yang wajib dikuasai. Beberapa materi utama yang diajarkan meliputi:
- Teknik Pengoperasian Perahu Karet: Pelatihan manuver, pendayungan, dan penataan formasi perahu karet di tengah ombak laut.
- Pertolongan Pertama Korban Tenggelam (PCR/CPR): Simulasi penanganan medis darurat bagi korban henti napas akibat tenggelam di air.
- Teknik Renang Penyelamatan (*Rescue Swimming*): Penguasaan teknik berenang di perairan berarus deras untuk menjangkau korban secara aman.
- Penggunaan Alat-Alat SAR Modern: Pengenalan cara pakai pelampung, tali lempar (*throw bag*), dan perangkat keselamatan air lainnya.
- Manajemen Evakuasi Pesisir: Penyusunan posko darurat dan alur evakuasi cepat korban bencana pantai.
Sinergi Lintas Kabupaten/Kota dan Dukungan Pimpinan Daerah
Pelatihan SAR Laut ini memiliki cakupan partisipasi yang luas karena melibatkan pendelegasian unsur anggota Satpol PP baik dari tingkat Provinsi Banten maupun dari seluruh kabupaten dan kota di wilayah administrasi Banten. Kehadiran peserta dari berbagai daerah ini memperkuat jejaring komunikasi dan kesamaan standar operasional prosedur (SOP) penanggulangan bencana antarwilayah.
Secara resmi, pembukaan diklat peningkatan kapasitas ini dilakukan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Banten, Septo Kalnadi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun kesiapsiagaan mental dan fisik aparatur dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang sewaktu-waktu dapat terjadi di bumi Banten.
Kesimpulan
Pelaksanaan Pelatihan SAR Laut dan Air oleh Satpol PP Provinsi Banten di Pantai Carita Pandeglang pada Maret 2021 merupakan langkah strategis yang memperkokoh peran institusi dalam fungsi perlindungan masyarakat. Dengan penguasaan 8 kompetensi dasar penyelamatan yang dibimbing langsung oleh instruktur Balawista serta dukungan penuh pemerintah daerah, para personel kini memiliki kapabilitas handal untuk turun tangan mengamankan keselamatan warga dari ancaman bencana perairan.
Bagaimana pandangan Anda mengenai pentingnya pembekalan keahlian khusus SAR bagi aparatur penegak perda dan perlindungan masyarakat di daerah rawan bencana? Sampaikan komentar, gagasan, dan tanggapan Anda di kolom komentar di bawah ini, serta bagikan artikel inspiratif ini kepada rekan-rekan Anda!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar