Diseminasi Kebijakan Pengembangan SDM PBJ Fasilitator LKPP 2020: Transformasi Menuju Era Stratejik

Diseminasi Kebijakan Pengembangan SDM PBJ Fasilitator LKPP 2020: Transformasi Menuju Era Stratejik
Transformasi SDM PBJ & Diseminasi Virtual

Diseminasi Kebijakan Pengembangan SDM PBJ Fasilitator LKPP 2020: Transformasi Menuju Era Stratejik

Agenda rutin tahunan LKPP dalam memperkuat kompetensi fasilitator pengadaan nasional di tengah gelombang virtualisasi pandemi.

Diseminasi Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan SDM PBJ LKPP 2020
Pelaksanaan Diseminasi Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan SDM PBJ bagi Fasilitator LKPP secara virtual.
✦

Agenda Rutin Tahunan di Tengah Pembatasan Pandemi COVID-19

Sesuai dengan agenda tahunan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), pada tahun 2020 ini diselenggarakan kembali agenda penting bertajuk Diseminasi Kebijakan Pengembangan Dan Pembinaan Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) bagi Fasilitator PBJ. Kegiatan ini merupakan rutinitas kelembagaan yang diselenggarakan oleh LKPP bagi para fasilitator dan narasumber pengadaan setiap tahunnya guna memperbarui wawasan, menyelaraskan kebijakan, serta meningkatkan pengetahuan dan kompetensi pengajaran.

Namun, kondisi pandemi virus corona atau COVID-19 yang melanda tanah air tidak memungkinkan pertemuan diselenggarakan secara tatap muka langsung di dalam kelas. Demi mematuhi protokol kesehatan dan keselamatan bersama, diseminasi tahun 2020 ini dialihkan secara total ke dalam format virtual. Pelaksanaan jarak jauh ini didasarkan secara resmi pada Surat Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan PBJ LKPP Nomor 3685/Pusdiklat/06/2020 bertanggal 10 Juni 2020 perihal Undangan dan Penetapan Peserta Diseminasi Kebijakan Pengembangan dan Pembinaan SDM PBJ bagi Fasilitator PBJ.

Tiga Era Evolusi SDM PBJ: Administratif, Taktikal, Menuju Stratejik

Dalam sesi pidato pembukaan diseminasi virtual tersebut, Deputi Bidang Pengembangan Pendekatan Sistem dan Strategi Pengadaan (PPSDM) Robin Asad Suryo memaparkan materi strategis yang menegaskan bahwa LKPP terus-menerus melakukan transformasi komprehensif terhadap sumber daya manusia dan kelembagaan pengadaan barang dan jasa. Evolusi ini dibagi ke dalam tiga fase utama: era administratif, era taktikal, dan puncaknya menuju era stratejik.

Pada masa administratif, pelaksanaan pengadaan barang dan jasa berorientasi kaku pada pemenuhan aturan formal semata, tanpa diiringi pemahaman mendalam mengenai maksud dan tujuan bagi organisasi. Penekanan utama diletakkan pada aspek kepatuhan terhadap regulasi (*compliance*), di mana aparatur hanya dipandang perlu mengetahui aturan, sementara kelembagaan dan pengelolanya belum terspesialisasi serta bersifat sementara (*ad hoc*).

Memasuki era taktikal, pengadaan barang dan jasa dilaksanakan dalam rangka memenuhi kebutuhan material unit kerja atau instansi secara operasional. Fase ini dicirikan oleh aparatur yang mulai memiliki kompetensi teknis tertentu, terbangunnya sistem karier SDM pengadaan, kelembagaan yang mulai permanen, serta awal mula pengembangan dan pemanfaatan sistem informasi untuk keperluan transaksional.

Saat ini, menurut Robin, arah pengembangan menuntut agar SDM dan kelembagaan pengadaan segera melakukan lompatan besar menuju era stratejik. Dalam fase ini, pengadaan dilaksanakan bukan sekadar membeli barang, melainkan sebagai instrumen utama dalam mencapai tujuan strategis kementerian, lembaga, pemerintah daerah, dan pengadaan nasional secara makro. Karakteristik utamanya meliputi kepemilikan kompetensi SDM yang utuh, sistem karier yang stabil, struktur kelembagaan minimal dengan tingkat kematangan proaktif, serta pemanfaatan teknologi mahadata (*big data*) dan kecerdasan buatan (*artificial intelligence*) untuk analisis kebijakan.

Pemaparan Pimpinan Pusdiklat dan Direktorat Sertifikasi Profesi

Selain pemaparan mendalam dari Deputi Bidang PPSDM, rangkaian acara diseminasi ini juga menghadirkan sesi materi teknis yang disampaikan oleh para pejabat tinggi pratama di lingkungan LKPP:

📋 Susunan Materi dan Narasumber Diseminasi Fasilitator 2020

  • Kepala Pusdiklat PBJ Gatot Pambudhi Poetranto: Memaparkan materi bertajuk "Kompetensi SDM Melalui Pelatihan PBJ", yang menguraikan kurikulum dan standar mutu pembinaan fasilitator nasional.
  • Direktur Sertifikasi Profesi R. Fendy Dharma Saputra: Menyampaikan topik mengenai "Kebijakan Sertifikasi PBJ Pemerintah", menyoroti pembaruan regulasi uji kompetensi profesi pengadaan.
  • Kepala Bidang Pengembangan Program dan Pemantauan Evaluasi Arif Rachman: Memaparkan materi terperinci mengenai "Program Pelatihan PBJ" dalam mendukung akselerasi kompetensi aparatur.

Bagi para peserta maupun fasilitator yang memerlukan akses terhadap seluruh bahan materi paparan lengkap dari kegiatan diseminasi virtual tersebut, dokumen arsip digital dapat diunduh melalui tautan penyimpanan bersama berikut: di sini.

Penguatan Peran Fasilitator dalam Menyongsong Era Stratejik Pengadaan

Penyelenggaraan Diseminasi Kebijakan Pengembangan SDM PBJ bagi Fasilitator 2020 secara virtual ini membuktikan bahwa adaptasi digital mampu menjaga kesinambungan pembinaan nasional di tengah krisis. Melalui pemahaman yang seragam mengenai transformasi menuju era stratejik, para fasilitator diharapkan mampu menjadi agen perubahan utama dalam mencetak sumber daya manusia pengadaan yang andal dan berdaya saing global.

Komitmen Mutu Pelatihan Nasional

Sinergi yang kokoh antara LKPP dan para fasilitator di seluruh nusantara menjadi fondasi tangguh dalam mewujudkan tata kelola pengadaan barang dan jasa pemerintah yang kredibel dan transparan.

✦

Diseminasi Kebijakan Pengembangan Dan Pembinaan Sumber Daya Manusia Pengadaan Barang/Jasa bagi Fasilitator PBJ 2020

Massaputro Delly TP  |  www.massaputrodellytp.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar