Pendidikan Karakter · Bela Negara · Kemahasiswaan
Memperkuat Sinergitas dan Jiwa Patriotisme: Audiensi Menwa UNPAM Kampus Serang Bersama Rektorat dan Persiapan Diksar di Pusnebad
Serang, 2 Juni 2025 · Universitas Pamulang Kampus Serang
Di tengah dinamika peradaban digital dan pesatnya arus globalisasi yang terus menguji daya tahan mental serta nasionalisme generasi muda, keberadaan perguruan tinggi bukan sekadar institusi transfer pengetahuan akademik semata. Lebih dari itu, kampus merupakan kawah candradimuka bagi pembentukan kepribadian, ketahanan moral, dan kepemimpinan berwawasan kebangsaan. Spirit inilah yang melandasi pertemuan strategis pada Senin pagi, 2 Juni 2025, di markas Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang.
Jajaran pengurus Resimen Mahasiswa (Menwa) Universitas Pamulang menggelar audiensi resmi bersama Direktur UNPAM Kampus Serang, Dr. Imam Sofi’i, S.E., S.Ag., M.Pd. Pertemuan ini tidak hanya bertujuan mempererat tali silaturahmi kelembagaan, tetapi juga dirancang sebagai momentum akselerasi sinergitas antara Menwa UNPAM dan pimpinan universitas. Fokus utamanya mencakup formulasi program kerja terpadu, peningkatan daya tarik keanggotaan Menwa di kalangan mahasiswa baru, serta pemantapan kesiapan fisik dan mental mahasiswa melalui kegiatan kepemimpinan yang berkesinambungan.
Audiensi ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting di lingkungan Menwa Mahabanten dan Batalyon Menwa UNPAM. Turut hadir Senior Menwa Mahabanten, Massaputro Delly TP beserta Hikmat, serta Komandan Batalyon Menwa UNPAM, Rio, yang didampingi oleh jajaran staf markas komando Batalyon. Kehadiran pimpinan Menwa dalam format lengkap ini menegaskan komitmen bulat organisasi untuk menjadikan Menwa sebagai garda terdepan pembentukan karakter mahasiswa yang disiplin, tangguh, dan berintegritas tinggi di UNPAM Kampus Serang.
Dalam konteks kehidupan kemahasiswaan, Resimen Mahasiswa menempati posisi yang sangat unik dan vital. Sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berorientasi pada wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional, Menwa menjembatani nilai-nilai kedisiplinan militeris-transformatif dengan kebebasan mimbar akademik. Pertemuan dengan Dr. Imam Sofi’i menjadi pilar penting untuk mempertegas bahwa keberadaan Menwa bukan sekadar pelengkap struktur kemahasiswaan, melainkan mitra strategis jajaran rektorat dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kondusivitas iklim belajar di lingkungan kampus.
Menwa UNPAM menegaskan komitmennya untuk menghadirkan berbagai program berkala yang tidak hanya menyasar aspek ketangkasan fisik, melainkan juga soft skills kepemimpinan, manajemen krisis, hingga kesiapsiagaan bencana. Melalui pendekatan yang humanis, persuasif, dan edukatif, Menwa bertekad mengubah persepsi publik terhadap organisasi kemiliteran mahasiswa agar semakin relevan dengan kebutuhan generasi Z dan Alpha yang mendambakan ruang aktualisasi diri yang dinamis dan berdaya saing global.
Suasana hangat audiensi semakin terasa ketika Direktur UNPAM Kampus Serang, Dr. Imam Sofi’i, S.E., S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada seluruh jajaran Menwa UNPAM atas suksesnya penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar pada hari yang sama di lapangan utama kampus. Kedisiplinan, kekhidmatan, dan kerapian alur upacara yang dipandegani oleh personel Menwa mendapat pujian khusus dari civitas akademika yang hadir.
Menurut Dr. Imam Sofi’i, pelaksanaan upacara bendera dan Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) bukan sekadar rutinitas seremoni tahunan, melainkan proses internalisasi nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam relung jiwa setiap insan akademis. Dalam arahannya yang inspiratif, beliau menekankan pentingnya peran Menwa dalam mentransfer spirit kebangsaan kepada seluruh civitas akademika UNPAM Serang:
"Kegiatan seperti ini sangat positif dan krusial dalam membangun karakter mahasiswa serta meningkatkan kecintaan yang mendalam terhadap bangsa dan negara. Kami berharap Menwa terus berkontribusi aktif dalam menciptakan generasi muda yang berdaya saing tinggi, berakhlak mulia, serta memiliki jiwa patriotisme yang kokoh di tengah ujian era modernisasi," ujar Dr. Imam Sofi’i.
Baca Juga Artikel Terkait
Salah satu agenda krusial yang dibahas dalam audiensi tersebut adalah rencana pelaksanaan Pendidikan Dasar Resimen Mahasiswa (Diksar Menwa) bagi calon anggota baru Batalyon UNPAM. Diksar Menwa merupakan tahapan monumental dan wajib bagi setiap calon resimen untuk membentuk mental keprajuritan berjiwa intelektual, ketahanan fisik, serta penguasaan taktis dasar bela negara.
Senior Menwa Mahabanten, Massaputro Delly TP, mengungkapkan bahwa Diksar Menwa kali ini dirancang dengan standar pelatihan nasional yang terukur dan profesional. Untuk memastikan kualitas gemblengan fisik dan mental secara optimal, kegiatan ini direncanakan akan berlangsung di Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat (Pusnebad), Pondok Cabe Raya, Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
Pemilihan Pusnebad sebagai lokasi pemusatan latihan memberikan nilai tambah yang luar biasa. Para calon anggota Menwa tidak hanya dibekali dengan ilmu dasar militer, navigasi darat, disiplin baris-berbaris, dan survival, tetapi juga dipaparkan secara langsung dengan lingkungan alutsista serta disiplin kedirgantaraan militer. Massaputro Delly TP menyampaikan harapannya terkait agenda besar ini:
"Diksar Menwa yang akan dilaksanakan di Pusnebad TNI AD Pondok Cabe ini bertujuan melatih dan membina mahasiswa dalam aspek kepemimpinan, kedisiplinan, serta pembentukan karakter kebangsaan. Kami berharap lebih banyak mahasiswa UNPAM yang tergerak dan ikut serta dalam kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen nyata pengabdian kepada bangsa dan negara," ungkap Delly.
Dari hasil audiensi dan kesepakatan yang dicapai antara pimpinan universitas dan jajaran Menwa, terdapat empat pilar dampak strategis yang menjadi pendorong utama pengembangan mahasiswa ke depan:
- Penguatan Karakter Kepemimpinan (*Leadership Transformation*): Diksar Menwa dan program lanjutan terbukti membentuk pribadi mahasiswa yang tangguh, tidak mudah menyerah, serta memiliki keahlian pengambilan keputusan di bawah tekanan (*decision making under pressure*).
- Dukungan Kelembagaan Berkelanjutan (*Institutional Support*): Komitmen Direktur UNPAM Kampus Serang memberikan kepastian fasilitasi, perizinan, dan rekognisi kegiatan Menwa sebagai bagian integral dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
- Pengayaan Rekam Jejak Karir (*Career Readiness*): Kelulusan dari Pendidikan Dasar Menwa memberikan nilai tambah berupa Sertifikat Kualifikasi Bela Negara yang sangat diperhitungkan dalam dunia kerja, institusi pemerintahan, maupun korporasi swasta.
- Perekat Kohesi Sosial dan Kampus Kondusif: Menwa berperan aktif sebagai garda pengamanan internal dan pelopor aksi kemanusiaan ketika terjadi bencana alam maupun kegiatan sosial di wilayah Banten dan sekitarnya.
Audiensi antara Menwa UNPAM dan Direktur UNPAM Kampus Serang, Dr. Imam Sofi’i, S.E., S.Ag., M.Pd., pada 2 Juni 2025 menandai babak baru sinergi harmonis antara akademisi dan elemen bela negara di Banten. Pertemuan ini membuktikan bahwa semangat nasionalisme dan ketahanan mental mahasiswa dapat ditumbuhkan melalui kolaborasi yang inklusif, komunikatif, dan visionary.
Melalui persiapan Diksar Menwa yang matang di Pusnebad TNI AD Pondok Cabe, Menwa UNPAM membuka pintu seluas-luasnya bagi segenap mahasiswa Universitas Pamulang untuk mengambil peran aktif dalam barisan pemuda pembela bangsa. Dengan memadukan kecerdasan intelektual di ruang kuliah dan ketangguhan mental di lapangan latihan, mahasiswa UNPAM siap menyongsong Indonesia Emas dengan jiwa patriotisme yang tak tergoyahkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar